Translate

IFFC mengundang anda bergabung dan ikut serta dalam pengembangan dari site ini, dalam prosesnya banyak kemungkinan yang bisa terjadi. hal ini tak terlepas dari kunjungan, komentar dan saran dari anda semua yang sangat kami harapkan. dengan kerja keras diharapkan nantinya akan menjadi salah satu site terlengkap yang menghadirkan berbagai artikel, kiat-kiat, saran dan info terkini mengenai frehwater fish.

Saya mengapresiasi kunjungan anda dan sangat menghargai junker yang selalu meninggalkan jejak bukan seorang silent rider yang cuman jadi tukang intip. Hargailah hasil karya blogger dalam pengadaan thread dengan meninggalkan jejak walau hanya beberapa patah kata.

klik sharing --> mempromosikan site
klik fans page --> berlangganan kiriman via FB
klik
join this site --> terkait dengan IFFC

Tampilkan postingan dengan label Tetraodontidae. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tetraodontidae. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 April 2014

6 Species of Family Tetraodontidae with Genus Carinotetraodon (Puffers)

 1. Carinotetraodon borneensis [].
  • Scientific Name         : Carinotetraodon borneensis.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 4.4 SL.
  • Year                           : 1903

 2. Carinotetraodon imitator [].
  • Scientific Name         : Carinotetraodon imitator.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : --.
  • Year                           : 1999

 3. Carinotetraodon irrubesco [].
  • Scientific Name         : Carinotetraodon irrubesco.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 4.4 SL.
  • Year                           : 1999

 4. Carinotetraodon lorteti [Redeye puffer].
  • Scientific Name         : Carinotetraodon lorteti.
  • English Name            : Redeye puffer.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 6 SL.
  • Year                           : 1885

 5. Carinotetraodon salivator [].
  • Scientific Name         : Carinotetraodon salivator.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 4 SL.
  • Year                           : 1995

 6. Carinotetraodon travancoricus [Malabar pufferfish].
  • Scientific Name         : Carinotetraodon travancoricus.
  • English Name            : Malabar pufferfish.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 3.5 TL.
  • Year                           : 1941.





Minggu, 20 April 2014

2 fwf of 25 Species of Family Tetraodontidae with Genus Takifugu (Puffers)

 1. Takifugu ocellatus [].
  • Scientific Name         : Takifugu ocellatus.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 15 TL.
  • Year                           : 1758

 2. Takifugu orbimaculatus [].
  • Scientific Name         : Takifugu orbimaculatus.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : --.
  • Year                           : 1984.

3 Species of Family Tetraodontidae with Genus Monotrete (Puffers)

 1. Monotrete cochinchinensis [].
  • Scientific Name         : Monotrete cochinchinensis.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 7 SL.
  • Year                           : 1866
 2. Monotrete leiurus [].
  • Scientific Name         : Monotrete leiurus.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 16 SL.
  • Year                           : 1850


 3. Monotrete ocellaris [].
  • Scientific Name         : Monotrete ocellaris.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : --.
  • Year                           : 1957

Kamis, 10 April 2014

1 fwf of 2 Species of Family Tetraodontidae with Genus Colomesus (Puffers)

 1. Colomesus asellus [Amazon puffer].
  • Scientific Name         : Colomesus asellus.
  • English Name            : Amazon puffer.
  • Distribution               : South America.
  • Max. Length (cm)     : 12.8 SL.
  • Year                           : 1849

1 Species of Family Tetraodontidae with Genus Chonerhinos (Puffers)

 1. Chonerhinos naritus [].
  • Scientific Name         : Chonerhinos naritus.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 28.5 TL.
  • Year                           : 1848.

Rabu, 09 April 2014

5 Species of Family Tetraodontidae with Genus Auriglobus (Puffers)

 1. Auriglobus amabilis [].
  • Scientific Name         : Auriglobus amabilis.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 7 SL.
  • Year                           : 1982

 2. Auriglobus modestus [].
  • Scientific Name         : Auriglobus modestus.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 10.6 SL.
  • Year                           : 1850

 3. Auriglobus nefastus [Greenbottle pufferfish].
  • Scientific Name         : Auriglobus nefastus.
  • English Name            : Greenbottle pufferfish.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 13 SL.
  • Year                           : 1982

 4. Auriglobus remotus [].
  • Scientific Name         : Auriglobus remotus.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 6.2 SL.
  • Year                           : 1982

 5. Auriglobus silus [].
  • Scientific Name         : Auriglobus silus.
  • English Name            : --.
  • Distribution               : Asia.
  • Max. Length (cm)     : 8.2L.
  • Year                           : 1982.

Kamis, 09 Januari 2014

Dwarf / Pygmy puffer fish ( Carinotetraodon travancoricus )

Panjang Jantan : 2,5 cm
Panjang Betina : 2,5 cm
Suhu : 24 - 28 C
pH : 7,0 - 8,0
Hardness : 8
Family : Tetraodon

Asal : India, Srilanka
  


Carinotetraodon merupakan salah satu dari jenis Tetraodon air tawar. Jenis ini adalah jenis ikan buntal yang mempunyai ukuran paling kecil, oleh karena itu Tetraodon ini mempunyai sebutan Dwarf / Pygmy Puffer Fish atau ikan buntal kerdil. Walaupun ikan ini berukuran kecil, Ikan ini mempunyai gerakan yang gesit dan membutuhkan ruang gerak yang cukup luas.

Ikan ini menyukai kondisi lingkungan yang bertanaman dengan diselingi kayu-kayuan. Hal ini dikarenakan Carinotetraodon suka menyaru dengan hijaunya daun untuk menyergap makanan kegemarannya, yakni keong air yang biasanya banyak ditemukan pada suatu akuarium bertema aquascape. Carinotetraodon menyukai arus yang tenang dan air yang tua (sudah diendapkan lebih dahulu), serta terfiltrasi dengan baik.

Ikan ini lebih menyukai makanan hidup seperti udang, dan cacing darah, dan sulit menerima / memakan pakan buatan.

Ikan ini dapat dipelihara bersama dengan ikan lain, tetapi perlu diperhatikan terkadang ikan ini akan mengganggu dan menggigit sirip ikan lain. Carinotetraodon memiliki sifat teritori terhadap jenisnya sendiri.

Carinotetraodon jantan dapat dilihat dari pola hitam nya yang terlihat lebih jelas dan tersebar memanjang dari mulut sampai ke pangkal ekor, sedangkan yang betina memiliki perut yang lebih penuh dan membulat lebih, dan berukuran lebih besar dari jantannya

Red-tailed Red Eye Puffer (Carinotetraodon irrubesco)


 
Merupakan salah satu jenis ikan buntal yang hidup di air tawar. Buntal ini adalah ikan asli Indonesia. Daerah persebarannya tidak luas, hanya dapat ditemukan di sungai Sambas, Kalimantan Barat dan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Habitat yang sering didiami oleh buntal ini adalah tepian sungai yang terdapat banyak vegetasi terendam. Ukuran buntal ini bisa dibilang mungil, maksimalnya hanya dapat mencapai 4,5 cm saja. Buntal mungil ini memiliki bentuk bulat lonjong dengan mata yang berwarna merah serta ekor yang berwarna kemerahan. Tubuhnya berwarna belang hijau muda dan coklat kehijauan dengan sedikit nuansa warna kemerahan. Terkadang corak tubuhnya tersebut tidak beraturan sehingga warna belang hijau-coklatnya tidak tampak. Bagian perutnya memiliki warna putih, membuat warna pada tubuhnya tampak menjadi kontras.
Buntal ini paling baik bila dipelihara dalam akuarium yang terdapat banyak tanaman air atau aquascape. Sebagai tempat perlindungan, tambahkan akar atau cabang bogwood selain untuk tambahan dekorasi. Penggunaan tanaman air yang mengapung untuk menghalangi cahaya yang masuk secara berlebihan juga sangat disarankan. Buntal mungil ini paling baik dipelihara dalam kondisi pencahayaan yang remang-remang atau redup. Usahakan kondisi sirkulasi air dalam akuarium dijaga tetap pada kondisi minimum.
Pergantian air secara rutin merupakan sebuah keharusan, karena buntal ini sensitif terhadap perubahan kualitas air. Karena ukurannya yang kecil, buntal ini dapat dipelihara dalam akuarium yang berukuran kecil, misalkan 45 x 30 x 30 cm atau berkapasitas 40 liter. Kondisi air yang dibutuhkan untuk pemeliharaan ; pH 6-7 temperatur air 24-28°C. Buntal ini dapat menerima segala jenis pakan hidup seperti kerang, siput, bloodworm atau juga dapat diberi pakan beku. Siput merupakan menu wajib yang harus diberikan secara teratur untuk mengikis pertumbuhan giginya yang tajam. Seperti halnya jenis buntal yang lain, giginya ini menjadi masalah karena bila giginya ini tidak dikikis akan terus tumbuh ke bawah hingga gigi tersebut kepanjangan. Bila anda memiliki aquascape, ikan ini dapat digunakan memangsa siput-siput yang merusak tanaman air.



Kamis, 29 September 2011

IKAN PUFFER PALEMBANGENSIS


Tetraodon palembangensis Ikan puffer atau buntal merupakan salah satu ikan yang unik karena dapat menggembungkan dirinya seperti balon ketika merasa terancam. Kemampuan menggembungkan diri inilah yang menyebabkan banyak orang tertarik untuk memelihara ikan puffer sebagai salah satu ikan hias di aquariumnya. Ikan puffer menggembungkan dirinya ketika merasa terancam dengan cara menghirup udara atau air.

Namun ketika ikan puffer menghirup udara, dia bisa saja tersedak. Deskripsi Spesies Ikan puffer atau buntal ini merupakan jenis ikan yang kurang aktif dalam kesehariannya. Dia lebih sering berdiam diri di pojok dasar aquarium. Ini merupakan perilaku yang normal bagi ikan puffer, jadi Anda yang  senang ikan yang aktif berenang ke sana kemari akan kurang cocok dengan ikan ini.

Ikan puffer mencari makan dengan cara menunggu mangsanya dengan setia dan langsung menyergap ketika targetnya melintas di hadapannya. Ikan ini berukuran maksimal sekitar 20 cm ketika dewasa.

Berikut ini adalah klasifikasi ilmiah ikan puffer (buntal):
Kingdom Animalia
Filum Chordata
Super Kelas Osteichthyes
Kelas Actinopterygii
Sub Kelas Neopterygii
Infra Kelas Teleostei
Super Ordo Acanthopterygii
Ordo Tetraodontiformes
Sub Ordo Tetraodontoidei
Famili Tetraodontidae
Sub Famili Tetraodontinae
Genus Tetraodon
Spesies Tetraodon palembangensis


Kebutuhan Dasar Karena ikan puffer merupakan tipe ikan yang tidak aktif, maka tidak diperlukan aquarium yang berukuran terlalu besar. Namun, ikan ini memerlukan tempat persembunyian sehingga perlu disediakan kayu driftwood, batu, atau ornamen untuk tempatnya bersembunyi. Penanaman berbagai tanaman air juga dapat menjadi sebuah alternatif yang baik. Ikan ini tidak cocok dipelihara bersama dengan ikan jenis lain karena dia akan mengganggu dan menggigiti sirip ikan yang menjadi tankmates-nya. 

  Apabila ikan yang dijadikan tankmate berukuran lebih kecil, tentu akan langsung disantapnya. Oleh karena itu, peliharalah ikan puffer dalam sebuah aquarium tersendiri. Namun demikian, kita dapat memelihara beberapa ikan puffer sekaligus dalam sebuah tank yang sama. Suhu air yang tepat bagi ikan ini adalah sekitar 24-28°C. Pastikan juga aquarium yang menjadi rumah ikan puffer ini ditutup dengan rapat karena ikan ini kadang- kadang suka melompat sehingga ada kemungkinan dia melompat keluar dari aquarium. Cara Perawatan Ikan puffer perlu diberi makan pakan hidup seperti ikan lele kecil, udang, ikan mas kecil, atau cacing halus (bloodworm).

Ikan ini biasanya tidak suka pakan yang sudah mati sehingga kalau kita memberi terlalu banyak pakan hidup dan akhirnya pakan tersebut malah mati di dalam aquarium, kita perlu membersihkan sisa-sisanya karena apabila tidak dibersihkan maka kondisi air dapat menurun dengan drastis. Ikan ini sensitif terhadap obat-obatan ikan pada umumnya seperti Methylene Blue (Anti-Ich), sehingga apabila terkena penyakit seperti white spot, maka biarkan saja sembuh sendiri. Pastikan kondisi air tetap dalam keadaan prima sehingga dapat membantu proses penyembuhan ketika sakit.

Facebook Fans Page

Exit Jangan Lupa Like Ya