Translate

IFFC mengundang anda bergabung dan ikut serta dalam pengembangan dari site ini, dalam prosesnya banyak kemungkinan yang bisa terjadi. hal ini tak terlepas dari kunjungan, komentar dan saran dari anda semua yang sangat kami harapkan. dengan kerja keras diharapkan nantinya akan menjadi salah satu site terlengkap yang menghadirkan berbagai artikel, kiat-kiat, saran dan info terkini mengenai frehwater fish.

Saya mengapresiasi kunjungan anda dan sangat menghargai junker yang selalu meninggalkan jejak bukan seorang silent rider yang cuman jadi tukang intip. Hargailah hasil karya blogger dalam pengadaan thread dengan meninggalkan jejak walau hanya beberapa patah kata.

klik sharing --> mempromosikan site
klik fans page --> berlangganan kiriman via FB
klik
join this site --> terkait dengan IFFC

Tampilkan postingan dengan label Cichlids. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cichlids. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Mei 2014

Ikan Lemon Cychlid (Neolamprologus leleupi).

Neolamprologus leleupi, atau lebih akrab disebut leleupi merupakan ikan cichlid kerdil (dwarf cichlid) yang berasal dari danau Tangayika, Afrika. Ikan leleupi mempunyai warna kuning di sekujur tubuhnya, sehingga ikan ini populer dengan sebutan lemon cichlid . Leuleupi dapat tumbuh sampai sekitar 10 cm saja untuk ikan jantan, sedangkan ikan betina biasanya kurang dari ukuran tersebut.
 

 
Neolamprologus leuleupi
Dekorasi akuarium leuleupi dengan bebatuan dan gua-gua  Danau Tangayika memiliki air yang berPH tinggi, sekitar 7.8 sampai 9.0 dan memiliki suhu sekitar 25°C - 30°C. Kondisi tersebut harus dipenuhi bila hendak memelihara ikan Leulupi dalam akuarium. Akan tetapi, ikan-ikan yang beredar dipasaran merupakan turunan yang ke-sekian dari ikan tangkapan alam, sehingga sudah beradaptasi dengan kondisi air yang berada di peternakan. Oleh karena itu seringkali tidak diperlukan kondisi air yang se-ekstrem tadi. Kondisi air dengan PH 7 sudah cukup memadai untuk memelihara ikan ini dengan sehat.  Kendala yang sering terjadi bila memelihara ikan dengan kondisi air yang tidak memenuhi persyaratan adalah seringkali ikan tersebut terserang fish-tuberculosis, ikan menjadi kurus, warna memucat dan pertumbuhan berhenti. Bila sudah terserang, biasanya mereka hanya tinggal menunggu waktu saja, demikian pula bila hendak memelihara ikan yang membutuhkan kondisi pH rendah tetapi disimpan dalam air yang berPH tinggi.
 

Pemeliharaan
Pemeliharaan Leuleupi dalam akuarium sebenarnya cukup mudah. Seperti dikemukakan sebelumnya, bahwa kondisi air bagi ikan-ikan yang telah dibudiyakan tidak lagi kritikal, akan tetapi memang lebih baik bila disediakan air dengan pH tinggi. Cara termudah untuk mendapatkan pH tinggi ialah dengan memakai karang laut, pecahan koral, atau pasir laut. Substrat sebaiknya menggunakan pasir dengan warna terang sehingga warna ikan akan lebih cemerlang. Setup akuarium yang direkomendasikan untuk ikan-ikan dari perairan Tangayika adalah berupa perairan terbuka dengan tumpukan batu-batu didasar. Bila akuarium memakai pasir yang bewarna cerah, warna kuning ikan tersebut akan lebih nampak. Akan tetapi bila pasir yang digunakan berwarna gelap, maka ikan ini akan tampak lebih gelap. Leuleupi tidak rewel dalam hal makanan, dari makanan buatan sampai cacing es akan diterimanya dengan senang hati. Meskipun demikian perlu diketahui bahwa di alam mereka hanya memakan pakan hidup saja.
 
Breeding  
Leuleupi termasuk sulit dibedakan antara jantan dan betinanya. Satu-satunya penciri adalah ikan jantan akan tumbuh lebih besar dibandingkan ikan betina. Beberapa indikasi lain yang mungkin bisa dilihat adalah ikan jantan bisa memiliki kepala lebih tebal dan lebih besar dibandingkan ikan betina, dan sering menunjukkan adanya gejala jenong (cranial bump). Selain itu kadang bisa dilihat pada sirip perutnya, ikan jantan cenderung memliki sirip perut lebih panjang dibandingkan dengan betina.
 
 
Cara mudah untuk mendapatkan pasangan ikan ini adalah dengan memelihara mereka dalam jumlah relatif banyak bersama-sama sedari kecil. Leuleupi selanjutnya akan memilih pasangannya sendiri dan bertelur. Walaupun demikian, pasangan ini seringkali tidak bertahan lebih dari sebulan.  Leuleupi akan memilih sarang di gua-gua kecil pada celah-celah batuan yang ada. Oleh karena itu ikan ini disebut sebagai (shelter breeder). Untuk itu dalam melakukan breeding, perlu disiapkan akuarium dengan bebatuan yang membentuk gua-gua atau celah, tempat mereka menyimpan telurnya kelak. Telur yang dihasilkan bisa mencapai jumlah 100 butir. Telur-telur tersebut akan menetas kurang lebih 4 hari kemudian. Seperti ikan cichlid lain pada umumnya, ikan leleupi akan mengasuh anak-anaknya dengan baik. Ikan jantan dan betina akan menjaga anak-anaknya secara bergantian. Ikan yang mengasuh anaknya biasanya akan berpasangan lebih lama. Bila anak-anaknya sudah berenang bebas, mereka bisa diberi makan makanan khusus, seperti artemia.

Epilog
 
Ikan Lemon Cychlid Albino
Ikan leleupi merupakan salah satu ikan yang menarik. Warnanya yang kuning cerah sangat indah dan ukurannya yang kecil membuatnya tidak memerlukan akuarium besar bila hendak memelihara ikan tersebut. Bila anda tertarik untuk memiliki akuarium komunitas ikan cichlid, ikan ini boleh dijadikan salah satu kandidatnya

Senin, 05 Mei 2014

Red Devil

 

Ikan Red Devil (Amphilophus Labiatus) adalah salah satu ikan favorit penghobi karena ikan ini memiliki warna yang indah, dari warna keperakan hingga warna kemerahan. Ikan yang berasal dari wilayah Amerika Tengah ini telah berhasil dikembang biakan di aquarium lokal, selain karena mudah berkembang biak, Red Devil juga jenis ikan yang gampang beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Akan tetapi ikan Red Devil termasuk ikan yang agresif dan terkadang bersifat ganas, terutama pada sesama jenis yang berukuran lebih kecil,meskipun demikian, ikan ini termasuk ikan yang merawat anaknya dengan baik, dimana jantan dan betina akan bergantian menjaga dan merawat anak-anaknya hingga dirasa cukup dewasa untuk hidup mandiri. Di habitat aslinya,ikan ini memakan serangga-serangga kecil, larva dan cacing.
 
 
Tubuh memanjang dan lateral terkompresi cichlid setan Merah bisa tumbuh sampai 30 cm (12 inci) panjangnya dan berakhir di sirip ekor berbentuk kipas. Sirip punggung yang runcing. Sama seperti banyak jenis cichlid lain, Iblis Merah cichlid memiliki dahi cekung dan laki-laki mengembangkan benjolan kranial yang berbeda. Mulut sedikit melemahkan dan bibir yang besar. Mata yang relatif kecil.
 
 
Ikan ini  berasal dari Nikaragua dan Kosta Rika, tetapi telah diperkenalkan oleh manusia untuk beberapa bagian lain dunia. Rentang aslinya ditemukan dari 15° LU sampai 8°LS, dan 23-33°C wilayah rumahnya termasuk drainase Sungai San Juan dan Danau Masaya, Danau Apoyo, Lake Managua dan Danau Nikaragua. Ikan ini dapat berenang ke dalam sungai jika air.
Di Amerika Serikat, kita dapat menemukan populasi diperkenalkan dari Ikan Red Devil di Florida (Black Creek Canal, Dade County) dan Hawaii (waduk O'ahu). Di Singapura Red Devil dapat ditemukan di kanal yang mengalir perlahan-lahan air tawar maupun di air payau, yang cukup aneh karena tidak ada ikan Red Devil yang pernah tertangkap di air payau di wilayah asli di Nikaragua dan Kosta Rika.
Ikan ini berasal dari perairan tropis, itu akan membutuhkan suhu air 21-26 ° C (70 hingga 79 ° F) di akuarium. Nilai pH yang disukai adalah 7,0, tetapi ikan ini biasanya dapat beradaptasi dengan kondisi air dari pH 6,0 sampai pH 8,0. Ini juga akan mentolerir dH 6-25, tetapi berusaha untuk tetap dekat dengan 10 dH dianjurkan
 
 
Ikan Red Devil merupakan pemangsa oportunis yang akan memakan berbagai macam makanan yang berbeda di alam liar. Meskipun terutama karnivora, hal itu akan membutuhkan materi tanaman dalam diet. Jika Anda terus Iblis Merah Anda cichlid dalam akuarium ditanami, bahkan lebih penting bahwa Anda secara teratur termasuk selada, kacang polong rebus atau serupa dalam makanan. Diet bervariasi dianjurkan. Anda dapat misalnya menggunakan makanan berkualitas tinggi pelet bagi predator sebagai dasar, dan suplemen dengan ikan, cacing tanah, siput dan serangga.
Sama dengan ikan Mujair, ikan ini termasuk kategori good parent. Dia akan melindungi anak anaknya sampai ukuran mandiri. Hanya saja bukan  mouthbreeder yang menjaga anak-anaknya dalam mulut seperti ikan mujair.
 
 
Ikan ini dapat digunakan sebagai ikan hias akuarium di dalam rumah, warnanya yang elok dapat dijadikan ikan hias. Akan tetapi, ikan ini juga menjadi predator bagi ikan lain karena dapat memakan ikan yang lebih kecil. Selain itu, ikan ini juga dapat dikonsumsi karena dagingnya yang enak.
Populasi ikan predator setan merah (red devil) di Waduk Sermo, Desa Hargowilis, Kokap, Kulon Progo, DI Yogyakarta, semakin tidak terkendali. Selama lima tahun, red devil telah memangsa ikan komersial lain, seperti bawal, mas, nila, tawes, dan mujair. Nelayan waduk merugi karena hasil tangkapan ikan terus berkurang. Sisi menarik lainnya adalah ikan jenis ini mudah dikembangbiakkan. Ikan ini tidak termasuk dalam Daftar Merah IUCN Spesies Terancam.

Selasa, 18 Februari 2014

Green Terror (Aequidens rivulatus)


Green teror cichlid adalah ikan akuarium yang sangat menarik, tetapi tidak dianjurkan untuk aquarists dengan akuarium lebih kecil dari 55 gallons/209 liter.  Jika Anda ingin rumah cichlid teror Hijau dengan ikan lain, akuarium harus bahkan lebih besar, dan sangat penting bahwa Anda memilih pasangan yang cocok tangki sejak teror cichlid Hijau adalah spesies yang sangat agresif.  Tidak dianggap berbahaya bagi manusia, tetapi bisa sangat kejam terhadap ikan. 

Nama ilmiah yang benar adalah cichlid teror Hijau Aequidens rivulatus, namun beberapa spesies ikan lain yang dijual di bawah nama teror Green cichlid, termasuk Blue Acara (Aequidens pulcher).  Blue Acara cichlid lain termasuk genus yang sama sebagai teror Green cichlid sejati.
Habitat alami untuk Green teror cichlid ditemukan di Ekuador dan Peru di Amerika Selatan, di mana penduduk berbahasa Spanyol biasanya menyebutnya sebagai ikan Vieja.  Green teror yang khas lingkungan cichlid sungai pantai yang dapat Anda temukan di sisi Pasifik kedua negara.  Green teror habitat dimulai di Sungai Esmeraldas di Ekuador dan terus ke Sungai Tumbes di Peru. Hari ini, Green teror cichlid juga berkembang biak di akuarium aquacultures untuk perdagangan.  Spesies bukan makanan populer ikan dan tidak termasuk dalam IUCN Red List of Threatened Species.  Liar Green teror cichlids memiliki Waktu penggandaan populasi minimum kurang dari 15 bulan, sehingga teror cichlid Hijau populasi relatif lentur dalam hal ini. The Green teror cichlid ditemukan di perairan hangat di daerah tropis Ekuador dan Peru, dan akan memerlukan suhu air 20 - 24 ° C (79-86 ° F) di akuarium.  PH yang disukai dekat 7 (netral), tetapi teror Hijau cichlids dapat beradaptasi dengan sedikit basa serta kondisi asam sedikit.  Jaga pH di atas 6,5 dan di bawah 8.0 dan menghindari ekstrem, serta perubahan yang cepat dalam interval ini. . The dH range untuk Green teror cichlid adalah 25. 
Green teror cichlid memiliki penampilan yang menakjubkan dan fitur spesimen dewasa cerah dan bersinar-sinar hijau atau hijau-warna biru.  Setiap skala dihiasi dengan tanda hijau yang lebih gelap warna yang bersama-sama bentuk garis-garis patah set sepanjang tubuh teror Hijau cichlid. Bagian belakang tubuh memiliki warna hijau zaitun yang menutupi bagian atas, sedangkan panggul cenderung dari warna pucat. The underside is pink or brownish. Bagian bawah berwarna merah jambu atau kecoklatan.

Empat emas lateral garis-garis pada tubuh utama akan berfungsi untuk membuat teror Hijau cichlid bahkan lebih indah. Anda juga dapat melihat gemerlap pirus coretan dan titik di pipi, dan sirip yang dihiasi dengan tanda-tanda biru atau hijau. Anda dapat memperoleh dua variasi warna yang berbeda dari Green teror cichlid.  Ujung-ujung ekor dan sirip punggung akan kuning ke oranye di varian pertama dan putih murni kedua. 
 
 
Jika Anda membeli remaja Green teror cichlid, mungkin tidak akan hijau belum. Warna akan mengembangkan saat ikan jatuh tempo; teror cichlids Hijau muda selalu disamarkan dengan warna dasar cokelat dengan speckles biru keperakan.  Jika warna Hijau dewasa Anda teror cichlid mulai pudar, ada kemungkinan besar tidak beres dengan kualitas air di akuarium.  Cukup penyaringan dan perubahan air sering diperlukan untuk mencegah teror Hijau cichlid dari berbalik membosankan.  
Yang diakui dari banyak jenis cichlid lain, laki-laki teror cichlid Hijau fitur dan menonjol besar kepala dengan punuk yang besar (yang disebut yg berhubung dgn kuduk punuk).  Ikan dewasa dari kedua jenis kelamin sudah lama dan mengalir sirip yang menambah keindahannya.The caudal sirip bulat.

Laki Green teror cichlids bisa tumbuh sampai 30 cm (12 inci) panjang, tapi ini sangat jarang dan sekitar 20 cm (8 inci) adalah harapan yang lebih masuk akal.Betina terbesar tumbuh hingga 20 cm (8 inci), sedangkan mayoritas tinggal betina lebih kecil dari 15 cm (6 inci). Beberapa studi menunjukkan bahwa sub-spesies Aequidens rivulatus mungkin ada, dan ini adalah varian kurcaci yang tidak pernah menjadi lebih besar dari 13 cm (5 inci).

Green teror bentopelagis cichlid adalah makhluk di alam liar dan ketika Anda memajangnya di akuarium Anda tidak akan tinggal di dalam wilayah kedalaman terbatas.  Habitatnya akan memanjang dari dasar ke permukaan dan itu akan mencari makanan di semua bagian tangki. 
Green teror cichlid biasanya dapat dilatih ke berbagai makanan yang berbeda, termasuk serpih dan pelet, karena merupakan omnivore oportunis. Spesimen yang lebih besar akan secara alami lebih suka makanan besar partikel seperti butiran besar atau besar makanan hidup, bukan serpihan potongan kecil makanan. Sebuah variasi makanan adalah makanan yang dianjurkan dan hidup selalu dihargai.
Seperti yang disebutkan sebelumnya dalam artikel ini, Green teror cichlid adalah spesies ikan yang agresif dan Anda harus hati-hati merencanakan akuarium menyiapkan dan tank mates.  Spesimen yang muda sering dijual oleh toko ikan pada akhirnya akan berubah menjadi sangat agresif spesimen dewasa, dan jika mereka tidak cocok disimpan dengan spesies mereka mungkin membunuh mereka, meskipun mereka telah tinggal bersama selama waktu yang lama.  Pernah menggabungkan teror cichlid Hijau Anda dengan ikan kecil yang tidak dapat menjaga diri mereka. Demikian agresif cichlids yang tidak akan mentolerir ditindas adalah pilihan yang lebih baik, dan perkelahian biasanya dapat dicegah dengan menjaga ikan Anda dalam besar dan dihiasi dengan baik akuarium. Pilih ikan dengan ukuran hampir sama, atau ikan yang lebih besar daripada teror cichlid Hijau Anda. Besar barbs adalah satu saran, dan kokoh ikan sekolah juga sering disimpan dengan Green teror cichlid. Karena seorang laki-laki teror cichlid Hijau dapat tumbuh hingga 20-30 cm (8-12 inci) dan harus disimpan dengan ikan lain dengan ukuran hampir sama, sebuah komunitas yang berisi akuarium cichlid teror Hijau harus sangat besar. 
 
 
Menjaga teror Hijau cichlid dalam akuarium sendiri adalah alternatif lain, atau membagi gelas atau akuarium dengan menggunakan jaring.  Kadang-kadang teror cichlids Hijau tua harus dipindahkan ke swasta / dibagi akuarium karena mereka dapat menjadi sangat kejam.  Ukuran akuarium yang tepat akan secara alami yang tergantung pada spesies anda berencana untuk menjaga dengan cichlid Hijau teror, atau jika anda berencana untuk memberikan akuarium sendiri.  Hijau muda teror cichlid yang belum tumbuh lebih besar dari 5 cm biasanya akan inches/13 baik-baik saja di akuarium 35 liter gallon/132 yang setidaknya 36 cm inches/91 lama. Green dewasa teror cichlid akan memerlukan 55 liter gallon/209 akuarium atau lebih besar, dan harus akuarium setidaknya 48 cm inches/122 lama.  Sebuah tangki lebih kecil dari 100 liter gallon/379 tidak dianjurkan untuk akuarium komunitas.

 
Dekorasi akuarium sangat penting dalam suatu komunitas akuarium, tapi satu teror Hijau cichlid akan secara alami juga menghargai dihiasi dengan baik akuarium. Green teror cichlid adalah penggali luar biasa dan tanaman berlabuh di substrat biasanya akan digali. Floating tanaman, atau tanaman yang dapat diamankan di tempat lain daripada di substrat, adalah pilihan yang lebih baik. Ada juga beberapa jenis tanaman keras yang dapat bertahan sedang digali. Selalu meninggalkan kawasan terbuka besar untuk berenang di akuarium. Akar dan batu sebaiknya selalu dimasukkan dalam akuarium diatur, dan mereka lebih penting daripada tanaman. Akar dan batu-batu harus dengan aman atau ditempatkan langsung pada kaca akuarium untuk menghindari kecelakaan.

 
Hijau teror cichlids yang berhasil dibiakkan di akuarium dan aquacultures, dan dianggap cukup sulit. Green teror deposit cichlid telur yang mereka menjaga dan merawat. Green teror cichlids akan membentuk pasangan, dan sering dapat dibujuk untuk pemijahan dengan peningkatan suhu air. Putar suhu sampai 25-27 ° C (77-81 ° F) dan pastikan bahwa tetap dekat pH 6.5. Tahan banting air yang disarankan adalah 5-8 dH. Sexing Green teror cichlids tidak sulit sama sekali, karena laki-laki dewasa mengembangkan punuk yang berbeda di dahinya. Laki-laki juga biasanya lebih besar daripada perempuan. Lebih mudah untuk membuat teror Green dewasa muda formulir cichlids pasangan lebih tua dibandingkan dengan spesimen.

 
Green teror cichlid akan perlu diberikan sesuai situs pembiakan di dalam tangki, seperti batu datar. The Green teror cichlid kemudian akan membersihkan hati-hati situs sebelum terjadi perkembangbiakan. Green perempuan dapat mendepositkan cichlid teror hingga 300-400 telur di batu datar, dan beberapa perempuan bahkan akan menghasilkan lebih dari 600 telur setiap pemijahan. Jangan memisahkan orang tua dari telur atau larva, karena teror Hijau cichlids yang besar orangtua. Green Breeding cichlids teror Namun harus lebih baik dipisahkan dari ikan lainnya.Bukan karena ikan lain mungkin memakan telur atau larva, tetapi karena teror Hijau cichlid kemungkinan besar membunuh semua penghuni akuarium lain untuk memastikan bahwa anak tetap aman. Laki-laki akan melindungi batu datar dari pemangsa potensial sementara perempuan merawat telur. Telur menetas setelah 3-4 hari dan cichlids dewasa akan terus menjaga dan merawat larva.  Pada tahap ini, larva dapat diberi makan hancur serpih. Setelah 9-12 hari, goreng cukup besar untuk bebas berenang. Mereka sangat sensitif terhadap kondisi air yang buruk dan dapat dengan mudah menyerah jika kamu menahan diri dari perubahan air biasa. Free berenang Green teror cichlid akan makan air garam goreng udang. Ketika goreng telah mencapai panjang ¾ inci, mereka biasanya akan mengalami percepatan pertumbuhan dan cepat tumbuh besar.
 
 
 

Senin, 30 Desember 2013

Ikan Oscar (Astronotus)





Ikan Oscar atau nama latin Astronotus adalah sebuah genus ikan dari familia Cichlidae. Ada dua spesies dalam genus ini, keduanya ditemukan di Amerika Selatan. Mereka adalah omnivora dan memakan ikan kecil, moluska, dan binatang tidak bertulang belakang. Salah satu spesies, Astronotus ocellatus, terkenal sebagai ikan hias dan sering dipelihara di aquarium, dan dikenal dengan nama ikan Oscar. A. crassipinnis jarang diekspor dan dijual sebagai ikan hias.

Oscar (Astronotus ocellatus) merupakan salah satu jenis cichlid yang telah relatif lama akrab dengan manusia. Ikan ini sudah kurang lebih 50 tahun akrab dengan manusia. Oscar adalah ikan yang berasal dari Amerika Selatan, S. Amazon, Parana, Rio Paraguay, dan Rio Negro.  Hampir semua Oscar yang beredar saat ini adalah hasil dari pembudidayaan, jarang yang merupakan tangkapan asli dari habitatnya. Ikan Oscar mempunyai bentuk dan warna yang menarik. Warna badannya kehitam-hitaman dengan batikan berwarna kuning kemerah-merahan. Tidak seperti ikan hias lain, ikan oscar memerlukan perlakuan sedikit khusus pada cara perkembangbiakannya, sehingga ikan Oscar ini termasuk ikan yang mahal.

 Ada juga jenis albino yang warna dasar tubuhnya putih. jantannya dicirikan dari warna merah pada tutup insang dekat perut dan mempunyai tiga buah lingkaran hitam pada sirip punggung. Sementara pada betina, warna tersebut kabur dan tidak ada tanda lain. Oscar dapat mencapai ukuran 35 cm, akan tetapi rata-rata ikan ini berukuran maksimal 30 cm. Oscar termasuk ikan cerdas dan memiliki kepribadian. Mereka dapat belajar dengan cepat mengenai jadwal makannya. Hampir segala sesuatu yang berhubungan dengan makanannya dapat direkam dengan baik oleh ikan ini. Apabila dilatih, Oscar dapat menerima pakan langsung dari tangan pemiliknya. Mereka dapat melompat hingga ketinggian 15 cm agar dapat meraih pakan dari tangan si pemilik.
Oskar (Astronotus ocellatus) berasal dari Venezuela Timur, Guyana, dan Paraguay (Sungai Amazon). Sifatnya karnivora dan merupakan ikan yang cukup besar untuk ukuran akuarium karena panjangnya dapat mencapai 25 cm. Oscar berasal dari sungai dengan kesadahan rendah dan bersifat masam. Meskipun demikian, ikan ini diketahui toleran pada hampir segala kondisi air. Meskipun toleran pada berbagai kondis air, Oscar perlu dipelihara pada kondisi suhu 26°-30° C. Setting akuarium yang dikehendaki adalah dengan dasar pasir yang dalam dan beberapa butir batu besar.

PEMIJAHAN

  1. Pemilihan Induk
    1. Induk yang baik untuk dipijahkan sudah berumur 1,5 tahun sampai 2 tahun dengan panjang badan 15 cm dan tinggi badan 10 cm serta berwarna cerah.
    2. Seleksi induk dimulai saat ikan Oscar masih remaja (5 ~ 6 bulan), dengan cara mencampurkan 5 ekor jantan dan 5 ekor betina. Ikan Oscar remaja ini akan mencari pasangannya sendiri-sendiri. Setelah saling berpasangan maka kita pisahkan di bak tersendiri sampai menjadi induk.
  2. Perbedaan Induk Jantan dan Betina
    Induk Jantan Induk Betina
    - panjang badan relatif lebih panjang
    - alat kelamin lebih menonjol
    - induk yang telah matang perutnya gendut
    - lubang kelamin lebih besar
  3. Cara Pemijahan Bak perkawinan terbuat dari semen yang berukuran 1 1/2 x 1 x 0,5m 3 , diisi air yang telah diendapkan selama 12 ~ 24 jam setinggi 30 ~ 40 cm.
    1. Jika bak perkawinannya luas, dapat disekat.
    2. Sepasang induk Oscar yang telah matang telur dimasukkan ke dalam bak.
    3. Pada setiap kolom diberi batu ceper yang berwarna gelap dan di atasnya ditutup sebagian besar agar suasana kolom menjadi teduh.
    4. Oscar mengadakan pemijahan siang dan sore hari langsung dibuahi oleh pejantan.
    5. Telur yang berada di atas batu ceper tersebut yang telah dibuahi diangakat dimasukkan ke dalam aquarium untuk ditetaskan. Aquarium berukuran 70 x 40 x 40 cm 3 diisi air setinggi 10 cm, untuk telur sepasang induk.
    6. Ke dalam aquarium diberi udara (aerasi) dengan kekuatan lemah.
    7. Selesai 3 hari biasanya telur-telur mulai menetas.
    8. Air diberi campuran emalin atau methylene blue.
    9. 3. PEMELIHARAAN BENIH IKAN OSCAR

  1. Benih ikan ini sampai berumur 4 hari belum perlu diberi makan, karena masih mempunyai persediaan makanan pada yolk sacknya (kuning telur).
  2. Pada hari ke 5 benih diberi makanan Rotifera. Pemberian makanan ini tidak boleh terlambat karena ikan Oscar bersifat kanibal (memangsa sesamanya).
  3. Pada hari ke 10 sudah bisa diberi kutu ari yang telah disaring.
  4. Setelah berumur 2 minggu benih mulai diberi kutu air tanpa disaring dan mulai dicoba cacing rambut.
  5. Benih sudah dapat dipindahkan ke bak/kolam yang lebih luas setelah berumur 25 hari.
4. PEMBESARAN

  1. Pembesaran ikan dilakukan setelah benih berumur 25 hari.
  2. Benih yang dihasilkan kira-kira 1000 s/d 3000 ekor untuk satu kali penetasan.
  3. Bak yang digunakan berukuran 2 x 1 x 1 m 3 , dan diisi air setinggi 20 - 25 cm.
  4. Untuk pertama kali pembesaran dapat ditebar kurang lebih 300 ekor ikan.
  5. Untuk mengurangi teriknya matahari pada siang hari, di dalam bak diberi tanaman air seperti eceng gondok dan Hidrilla Verticilata. Untuk mencegah masuknya air hujan terlalu banyak, pada bagian atas bak ditutup sebagian dengan seng plastik.
  6. Penjerangan dilakukan setelah benih berada di bak selama sebulan dengan jumlah menjadi 200 ekor
  7. Makanan yang diberikan berupa cacng rambut.
  8. Setelah ikan berumur 5 ~ 6 bulan, ikan sudah dapat diseleksi untuk dijadikan induk, makanan yang diberikan diganti dengan udang kali yang masih segar/hidup, bisa juga diberi udang rebon yang masih segar.
  9. Sepasang induk dapat menghasilkan telur 1000 s/d 4000 butir untuk sekali pemijahan.


5. PENUTUP
Untuk mendapatkan warna yang indah pada ikan Oscar, pemberian makanan harus mengandung zat kapur (chitine) dimulai sejak kecil, seperti kutu air (Moina), Rotifera, cacing rambut, Artemia, udang rebon atau udang kali. Ikan Oscar mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi; untuk ikan yang berumur 4 bulan (berukuran kurang lebih 6 cm) harganya Rp. 500,00 per ekor, sedangkan induk Oscar bisa mencapai harga Rp. 50.000,00 per pasang. Dengan menekuni cara pemeliharaan ikan Oscar ini, dapat menambah penghasil keluarga.

Banyak varian Oscar yang telah dikembangkan selama ini, Dibawah ini adalah beberapa jenis-jenis ikan Oscar berdasarkan asal hidupnya dan hasil persilangan adalah :

1. Oscar Albino


2.  Oscar Albino Red


3. Oscar Albino Tiger



 4.  Oscar Gold 




5. Oscar Red 



6. Oscar Red Tail Bahia




7.  Oscar Speckled Red


8. Oscar Tiger
9. Oscar Wild Amazon
10. Oscar Wild Argentina 
11. Oscar Wild Brazil
12. Oscar Wild Crassipinnis
13. Oscar Wild Florida 
14. Oscar Wild Orbicularis
15. Oscar Wild 
16. Oscar Wild Venezuela 
17. Oscar Red Tiger 


Kamis, 07 November 2013

Peacock Bass

Peacockbass (Cichla) adalah sejenis Cichlid berukuran besar yang berasal dari Amerika Selatan. Semua jenis Cichla adalah karnivora. Cichla banyak berhabitat di sungai atau danau. Mereka merupakan ikan yang hidup berkelompok dalam jumlah yang cukup banyak.

Seperti pada umumnya Cichlid, Cichla juga berkembang biak dengan cara bertelur. Pasangan Cichla yang telah kawin biasanya langsung membuat sarang untuk menempatkan telur telurnya. Biasanya mereka memilih bersarang ditempat yang berpasir atau berlumpur, pokoknya ditempat yang dasarannya cukup lunak untuk membuat sarang. Setelah telur dibuahi dan hingga bayi, bayi mereka cukup besar untuk mencari makan sendiri, kedua induk Cichla tidak akan meninggalkan anak anaknya.

Cichla jantan ataupun betina memiliki warna yang hampir sama indahnya, hanya saja yang jantan biasanya akan memiliki nonong didahinya.

Kini hampir semua jenis Cichla telah berhasil diternakkan dan dijadikan ikan hias bergengsi tinggi. Pemeliharaan Cichla cukup mudah, hanya saja ketika masih berukuran kecil ikan ini agak rentan penyakit. Jadi cara perawatannya cukup dipasangi heather dan air diberi garam secukupnya.

Dekorasi tank juga bisa anda tentukan sendiri, contohnya jika anda ingin memelihara Cichla dalam tank yang penuh tanaman, atau malah dalam hardscape.

Berikut ini saya cantumkan beberapa foto jenis-jenis Cichla.
Cichla Monoculus.   

Cichla Orinocensis.

Cichla Brokopondo & Orinoco

Cichla Piquitti atau biasa disebut Azul.

Cichla Melaniae atau lebih dikenal sebagai Cichla Xingu






Rabu, 26 Juni 2013

LOUHAN CENCU DAN KAMFA

 
 
Secara jujur Louhan memang banyak dibenci oleh pengemar sejati cichlid, mereka merasa bahwa ini adalah perusakan terhadap genetika suatu makhluk hidup. Tapi bagaimana juga kita sebagai manusia selalu ingin mengetahui /meneliti dan mengembangkan hal-hal yang baru.

Menurut saya apapun jenis cichlid yang di cross-breed/kimpoi silang dapat dinamakan louhan (karena nama inilah yang mempopulerkan ikan hasil silangan tersebut), walau sebagian pendapat mengatakan chinghwa / kamfa bukan louhan. Mungkin terjadi salah kaprah tentang istilah. Tapi apapun istilahnya semua adalah sama, pada intinya memberi nama panggilan pada ikan hasil persilangan.

Louhan-louhan yang ada dipasaran pada umumnya :

1. Cencu/Zenzhu/Mutiara/Pearl Louhan

 Jenis ini dibagi jadi dua tipe lagi, Klasik dan Modern


Klasik , cirinya mutiara tidak terlalu dominan, keunggulan pada warna merah yang dominan dan cerah, sebagian besar mempunyai bodi yang eklipse, agak membulat, kepala umumnya bone head (jenong struktur
tulang) ini berarti jenong tidak terlalu besar, tapi ini kembali dari moyangnya. Karena seperti anda ketahui lohan dikembangkan oleh ratusan breeder dengan rahasia masing-masing. Kelebihan tipe klasik
adalah ukuran yang lebih besar dibanding tipe modern. Sirip tidak mudah layu. Saya disini tidak menulis nama-nama jenis ini karena sangat banyak dan membingungkan bahkan menurut saya “keterlaluan”

Modern, cirinya mutiara sangat dominan, sampai ke pipi, bahkan ke jenong (kualitas tinggi). Badan umumnya persegi, jenong sudah muncul ketika ukuran 10cm++. Tipe jenong biasanya adalah Water Head, disebut
water head karena banyak unsur air pada jenongnya. Sangat mudah mengempis bila kondisi tidak sesuai. Mutiara pada jenis modern sudah tampak pada ikan ukuran 3cm. Jadi sangat mudah menentukan jenis
klasik atau modern apabila anda ingin membeli anakan louhan.

Sirip :
Umumnya sirip Cencu adalah lunak, keindahan sirip ini akan semakin tampak bila semaking panjang dan agak lebar. Semakin tua seekor cencu maka siripnyaakan sedikit kuncup, seperti betta fish (cupang).

Head Marking :
Karena moyang utama dari louhan cencu adalah amp. trimaculatus, maka dipastikan harus memiliki marking pada bagian kepala. Hati-hati dengan penjual louhan yang belum diketahui reliabilitasnya, apalagi anda membeli louhan pada ukuran 3 cm, jangan-jangan anda malah membeli red devil (karenapada ukuran 3cm, ada beberapa jenis cichlid yang mempunyai model yangmirip, yakni marking badan dan struktur tubuh).

Body Marking :
Grade A,B,C, sistem grade berdasarkan garis marking dari bodi, grade A marking sampai pipi, B, marking setengah badan, C, marking hanya 1 atau 2 di bagian badan. Hati-hati memilih anakan louhan berdasarkan marking, bisa saja marking itu hilang pada saat louhan dewasa, namun ada patokan pasti untuk memilih anakan louhan dengan marking yang pasti. Pilihlah anakan dengan marking yang dikelilingi oleh mutiara berwarna mengkilap silver. Marking ini tidak akah hilang walau ikan sudah dewasa.

Male/Female :
Menentukan kelamin dari jenis ini gampang-gampang susah. Cara mudahnya, lihat sirip bagian atas, apabila ada spot hitam pada siripnya maka itu adalah betina (moyang amp. trimaculatus), tapi hal ini tidak berlaku untuk cencu jenis double grade (marking ganda) dan pada chinghwa, karena hasil cross breed
yang berbeda.

Cara lainnya adalah melihat kelamin (venting), tapi karena venting ini mengandung resiko tinggi, anda cukup memperhatikan tidak perlu mengambil ikan dari akuarium. Kelamin pada ikan jantan biasanya menonjol lancip, kemudian pada pangkal kelamin menyempit. Sedangkan pada betina kebalikannya, kelamin agak lebar dan tonjolan tidak terlalu kelihatan.

Cara lainnya, ingat cara ini hanya berlaku pada jenis louhan cencu. Cara ini bisaditerapkan untuk memilih anakan pada ukuran 3cm sekalipun, tapi anda harus benar-benar jeli. Amati bagian mulut bawah sampai  bagian perut dengan insang,cencu jantan biasanya mempunyai lekukan menonjol dibagian perbatasan  perut dengan mulut bagian bawah, kalau saya menyebutnya‘jakun’. Kalau ditarikgaris, maka bisa disebut seperti ini, lurus-menekuk-lurus. Pada betina cencu biasanya tanpa lekukan ini.

2. Kim Hwa/Cing Hwa/Jin Hua/Kamfa/Golden Flower


Jenis ini sedang tren walau mungkin akan digeser oleh jenis-jenis baru seperti Storm, Rainbow King, dan Super Red Synspillum (SRS). Soal nama paling enak kalau kita lafalin kamfa, Sebenarnya Kamfa hasil pengembangan dari Louhan pertama kali yaitu Hua Lou Han, jadi sebelum ada Louhan yang sekarang, 10
tahun yang lalu sudah dikembangkan generasi awal dari Kamfa.

Istilah nama :
Kim=Cing=Jin=Emas/Golden
Hwa=Hua=Fa=Bunga/Flower
Ciri-ciri dapat diuraikan sebagai berikut :

Sirip :
Menentukan kamfa atau bukan adalah sirip, harus kaku dan lebar, sejak kecil kamfa sudah menunjukkan siripnya yang kaku, lebar dan selalu berdiri kalau sedang beraktifitas. Untuk menentukan lebar tidaknya, ambil patokan sirip atas dekat kepala, kamfa mempunyai perbedaan lebih lebar +- 2mm dibanding lohan
cencu pada ukuran bodi 3cm.

Pada bagian ekor, ekor kamfa mengembang berbentuk kipas dan sirip bawah lebar merapat ke ekor, semakin besar akan semakin rapat, ini yang dinamakan wrap tail (sirip menutup).

Head Marking :
Head Marking pada kamfa tidak boleh besar, bahkan seharusnya tidak tampak sama sekali, walau ada berarti sudah dikimpoisilang dengan jenis cencu.

Body Marking :
Untuk sistem grade, kamfa sama dengan cencu ada grade A,B,C, tapi umumnya penilaian (saat kontes) marking hanya 10%, beda dengan penilaian cencu yangbisa mencapai 15-20%. Marking kamfa biasanya  hitam solid dan tidak harus marking bergaris-garis/bertingkat.

Male/Female :
Menentukan jenis kelamin kamfa kecil sangat sulit, pada umumnya harus mengunakan cara venting, atau pengamatan kelamin. Cara lain , tunggu sampaiberukuran 10-15cm, apakah menetaskan telur atau tidak, ingat  louhan dapat menetaskan telur tanpa adanya penjantan, tapi yang pasti tidak akan jadi burayak.

Pada Kamfa warna hitam pada sirip atas bukan jaminan pasti untuk menentukan jantan atau betina. Namun umumnya betina tidak jenong dan bentuk muka terlihat lebih lancip.


Sumber : Ebook McGyver’s Investigation File #881
Title : Membedakan Jenis Louhan

Kamis, 18 April 2013

JENIS-JENIS IKAN LOUHAN

Louhan memang banyak dibenci oleh penggemar sejati cichlid, mereka merasa bahwa ini adalah pengrusakan terhadap genetika suatu mahkluk hidup. Tapi bagaimana juga kita sebagai manusia selalu ingin mengetahui/meneliti dan mengembangkan hal-hal yang baru.

Menurut seseorang yang berpendapat, apapun jenis cichlid yang di cross-breed/kawin silang dapat dinamakan Louhan (karena nama inilah yang mempopulerkan ikan hasil silangan tersebut), walau sebagian pendapat mengatakan chinghwa/kamfa bukan ikan Louhan. Mungkin terjadi salah kaprah tentang istilah. Tapi apapun istilahnya semua adalah sama, pada intinya memberi nama panggilan pada ikan hasil persilangan.



Louhan-louhan yang ada dipasaran pada umumnya :


1. Cencu/Zenzhu/Mutiara/Pearl Louhan




Jenis :


Jenis ini dibagi jadi dua tipe lagi, Klasik dan Modern.
- Klasik , cirinya mutiara tidak terlalu dominan, keunggulan pada warna
merah yang dominan dan cerah, sebagian besar mempunyai bodi yang
eklipse, agak membulat, kepala umumnya bone head (jenong struktur
tulang) ini berarti jenong tidak terlalu besar, tapi ini kembali dari
moyangnya. Karena seperti anda ketahui lohan dikembangkan oleh
ratusan breeder dengan rahasia masing-masing. Kelebihan tipe klasik
adalah ukuran yang lebih besar dibanding tipe modern. Sirip tidak
mudah layu. Saya disini tidak menulis nama-nama jenis ini karena sangat
banyak dan membingungkan bahkan menurut saya  “keterlaluan” 



- Modern, cirinya mutiara sangat dominan, sampai ke pipi, bahkan ke
jenong (kualitas tinggi). Badan umumnya persegi, jenong sudah muncul
ketika ukuran 10cm++. Tipe jenong biasanya adalah Water Head, disebut
water head karena banyak unsur air pada jenongnya. Sangat mudah
mengempis bila kondisi tidak sesuai. Mutiara pada jenis modern sudah
tampak pada ikan ukuran 3cm. Jadi sangat mudah menentukan jenis
klasik atau modern apabila anda ingin membeli anakan louhan. 

Sirip :


Umumnya sirip Cencu adalah lunak, keindahan sirip ini akan semakin tampak
bila semaking panjang dan agak lebar. Semakin tua seekor cencu maka siripnya
akan sedikit kuncup, seperti betta fish (cupang).





Head Marking :


Karena moyang utama dari louhan cencu adalah amp. trimaculatus, maka
dipastikan harus memiliki marking pada bagian kepala. Hati-hati dengan
penjual louhan yang belum diketahui reliabilitasnya, apalagi anda membeli
louhan pada ukuran 3 cm, jangan-jangan anda malah membeli red devil (karena
pada ukuran 3cm, ada beberapa jenis cichlid yang mempunyai model yang
mirip, yakni  marking badan dan struktur tubuh).





Body Marking :


Grade A,B,C,  sistem grade berdasarkan garis marking dari bodi, grade A
marking sampai pipi, B, marking setengah badan, C, marking hanya 1 atau 2 di
bagian badan. Hati-hati memilih anakan louhan berdasarkan marking, bisa saja
marking itu hilang pada saat louhan dewasa, namun ada patokan pasti untuk
memilih anakan louhan dengan marking yang pasti. Pilihlah anakan dengan
marking yang dikelilingi oleh mutiara berwarna mengkilap silver. Marking ini
tidak akah hilang walau ikan sudah dewasa.





Male/Female :


Menentukan kelamin dari jenis ini gampang-gampang susah. Cara mudahnya,
lihat sirip bagian atas, apabila ada spot hitam pada siripnya maka itu adalah
betina (moyang amp. trimaculatus), tapi hal ini tidak berlaku untuk cencu jenis
double grade (marking ganda) dan pada chinghwa, karena hasil cross breed
yang berbeda.
Cara lainnya adalah melihat kelamin (venting), tapi karena venting ini
mengandung resiko tinggi, anda cukup memperhatikan tidak perlu mengambil
ikan dari akuarium. Kelamin pada ikan jantan biasanya menonjol lancip,
kemudian pada pangkal kelamin menyempit. Sedangkan pada betina
kebalikannya, kelamin agak lebar dan tonjolan tidak terlalu kelihatan.
Cara lainnya, ingat cara ini hanya berlaku pada jenis louhan cencu. Cara ini bisa
diterapkan untuk memilih anakan pada ukuran 3cm sekalipun, tapi anda harus
benar-benar jeli. Amati bagian mulut bawah sampai bagian perut dengan insang,
cencu jantan biasanya mempunyai lekukan menonjol dibagian perbatasan perut
dengan mulut bagian bawah, kalau saya menyebutnya ‘jakun’. Kalau ditarik
garis, maka bisa disebut seperti ini, lurus-menekuk-lurus. Pada betina cencu
biasanya tanpa lekukan ini.


Moyang :


Beberapa  jenis cichlid ini adalah moyang dari cencu. 



2. Kim Hwa/Cing Hwa/Jin Hua/Kamfa/Golden Flower


Jenis ini sedang tren walau mungkin akan digeser oleh jenis-jenis baru seperti
Storm, Rainbow King, dan Super Red Synspillum (SRS). Soal nama paling enak
kalau kita lafalin kamfa, Sebenarnya Kamfa hasil pengembangan dari Louhan
pertama kali yaitu Hua Lou Han, jadi sebelum ada Louhan yang sekarang, 10
tahun yang lalu sudah dikembangkan generasi awal dari Kamfa.


Istilah nama :
Kim=Cing=Jin=Emas/Golden
Hwa=Hua=Fa=Bunga/Flower
Ciri-ciri dapat diuraikan sebagai berikut :




Sirip :


Menentukan kamfa atau bukan adalah sirip, harus kaku dan lebar, sejak kecil
kamfa sudah menunjukkan siripnya yang kaku, lebar dan selalu berdiri kalau
sedang beraktifitas. Untuk menentukan lebar tidaknya, ambil patokan sirip atas
dekat kepala, kamfa mempunyai perbedaan lebih lebar +- 2mm dibanding lohan
cencu pada ukuran bodi 3cm.
Pada bagian ekor, ekor kamfa mengembang berbentuk kipas dan sirip bawah
lebar merapat ke ekor, semakin besar akan semakin rapat, ini yang dinamakan
wrap tail (sirip menutup).



Head Marking :


Head Marking pada kamfa tidak boleh besar, bahkan seharusnya tidak tampak
sama sekali, walau ada berarti sudah dikawinsilang dengan jenis cencu.



Body Marking :




Untuk sistem grade, kamfa sama dengan cencu ada grade A,B,C, tapi umumnya
penilaian (saat kontes) marking hanya 10%, beda dengan penilaian cencu yang
bisa mencapai 15-20%. Marking kamfa biasanya hitam solid dan tidak harus
marking bergaris-garis/bertingkat.

Male/Female :


Menentukan jenis kelamin kamfa kecil sangat sulit, pada umumnya harus
mengunakan cara venting, atau pengamatan kelamin. Cara lain , tunggu sampai
berukuran 10-15cm, apakah menetaskan telur atau tidak, ingat louhan dapat
menetaskan telur tanpa adanya penjantan, tapi yang pasti tidak akan jadi
burayak.
Pada Kamfa warna hitam pada sirip atas bukan jaminan pasti untuk
menentukan jantan atau betina. Namun umumnya betina tidak jenong dan
bentuk muka terlihat lebih lancip.


Moyang :


Perkiraan moyang dari kamfa sebagai berikut : 




3. Golden Red/Taitong/Jin Kang/Cing Kang


Ada juga yang menyebutnya golden trimaculatus. Ciri khas dari golden red
adalah warna kombinasi kuning/orange dan merah. Untuk mendapatkan warna
tersebut, jenis ini akan bermutasi terlebih dahulu. Mutasi yang dimaksud adalah
transformasi sisik dari warna biasa (seperti louhan umumnya) ke warna hitam
arang, kemudian menjadi warna kombinasi kuning dan merah.
Ciri-ciri fisik dari golden red adalah sama dengan cencu, bahkan sebelum mutasi
baik bentuk maupun marking sama persis dengan cencu pada umumnya.
Moyang :


Untuk mendapatkan golden red dengan mutiara full, kemungkinan breeder
menggunakan cencu modern (full pearl) dengan golden red, jadi tidak
menggunakan pure cichlid. 



4. Red Texas/Super Red Texas


Jenis ini asli buatan thailand seperti halnya golden red. Dari segi penampilan
dan nama dapat ditebak kalau moyang SRT adalah Texas Chiclid.
Sebutan dari texas ada Blue/Green Texas, tapi ada 2 jenis pure chiclid yang
dapat disebut texas : 



Kemungkinan besar hasil silangan salah satu dari kedua texas diatas dengan Red
Citrinellum dan Golden Red akan menghasilkan Super Red Texas


5. Rainbow King


Jenis ini sangat memukau dan indah, bodi kotak, marking horizontal, warna
merah kuning , ada beberapa ikan yang memiliki warna kebiruan. Hati-hati
memilih rainbow king, marking horizontal sudah muncul ketika masih anakan 3
cm, dan  bodi tampak kebiruan. Pertama kali dibuat di singapore dan sempat
menjadi grand champion, setelah itu RBK (singkatan RainbowKing) meledak
dipasaran.


Di antara para penjual banyak yang menjual Rainbow Kamfa tapi disebut
Rainbow King, jangan mudah percaya, anda harus melakukan sedikit research
untuk membedakan rainbow king. Anakan seperti synspillum, bentuk kepada
dari samping berbentuk bundar (rounded) tidak lancip.
Apakah Rainbow King bisa disebut kamfa? bisa ya bisa tidak, tapi bagi saya ini
tetap louhan. Name does not matter!
Lebih mudah mengamati dengan gambar-gambar berikut : 


6. Super Red Synspillum (SRS)


Asli buatan thailand, bodi cenderung merah bata (kecoklatan)sedikit orange
seluruh badan.  Boleh dibilang SRS ini adalah Kamfa-nya thailand. SRS ini
sangat specific karena sudah jelas patokan standardnya.
Mata harus putih/kuning, Warna jelas merah bata, Sirip lebar kaku, Jenong jenis
water head, Head Marking sama sekali tidak ada, bodi marking biasanya tipis. 


7. Storm


Yang satu ini memang fenomena baru, sangat lain dari louhan yang ada. Belum
banyak terungkap rahasia dibaliknya. Asli buatan thailand, saat ini belum begitu
populer di indonesia, tunggu saja waktunya.
 Begitulah kira-kira beberapa jenis louhan yang ada di pasaran. Untuk asal muasal
moyang merupakan hasil pengamatan bodi,kepala, sirip,warna,mata dari beberapa
american cichlid. Soal kepastian moyang yang digunakan tidak perlu diperdebatkan,
karena setiap breeder punya trik-trik sendiri yang menjadi rahasianya sendiri.

Facebook Fans Page

Exit Jangan Lupa Like Ya