Translate

IFFC mengundang anda bergabung dan ikut serta dalam pengembangan dari site ini, dalam prosesnya banyak kemungkinan yang bisa terjadi. hal ini tak terlepas dari kunjungan, komentar dan saran dari anda semua yang sangat kami harapkan. dengan kerja keras diharapkan nantinya akan menjadi salah satu site terlengkap yang menghadirkan berbagai artikel, kiat-kiat, saran dan info terkini mengenai frehwater fish.

Saya mengapresiasi kunjungan anda dan sangat menghargai junker yang selalu meninggalkan jejak bukan seorang silent rider yang cuman jadi tukang intip. Hargailah hasil karya blogger dalam pengadaan thread dengan meninggalkan jejak walau hanya beberapa patah kata.

klik sharing --> mempromosikan site
klik fans page --> berlangganan kiriman via FB
klik
join this site --> terkait dengan IFFC

Tampilkan postingan dengan label Acipenseridae. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Acipenseridae. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Mei 2011

WHITE STURGEON

Ikan sturgeon mendiami daerah subtropik yang bersuhu sedang maupun dingin. Ikan ini mampu tumbuh dengan baik pada perairan dengan suhu rendah dan dingin di daerah subtropis dan kutub. Ikan sturgeon dapat tumbuh mulai ukuran 2 – 3,5 m dengan pertumbuhan maksimal yakni mencapai 5,5 m. dengan bobot sebesar itu, ikan sturgeon merupakan pemangsa terbesar di perairan tawar. Kalau anda mungkin termasuk orang yang cukup kaya untuk makan malam di sebuah restaurant tentunya anda mengenal makanan yang satu ini yaitu telur kaviar yang merupakan telur ikan sturgeon, sebuah makanan yang sangat mewah dengan harga yang bisa mencapai ratusan dollar per porsinya. Dengan harga yang sangat mahal, telur surgeon dicari oleh banyak orang untuk dijadikan makanan. Ikan sturgeon menjadi ikan favorit bagi banyak pemancing terutama di eropa untuk diambil dagingnya sekaligus diambil telurnya.
Meski ikan sturgeon berukuran besar, namun ikan ini bukanlah merupakan ikan predator. Makanan ikan sturgeon berupa kerang – kerang kecil, udang- udang didasar kali dan berbagai macam telur ikan yang berada di dasar perairan. Ikan sturgeon merupakan pemangsa dasar atau bottom feeder. Mulutnya bentuknya lunak dan tidak bergigi sehingga ia mencari makan dengan mengaduk – aduk dasar perairan dengan mulutnya dan memangsa makanan yang terdapat di perairan keruh itu dengan menghisapnya. Ikan sturgeon mungkin hampir sama dengan ikan pembersih kaca yang ada di Indonesia. Dengan cara makan yang cukup kuno tersebut ikan sturgeon hidup sangat bergantung dengan kondisi dan kualitas air. Jika dasar perairan mengandung banyak makanan, maka perkembangannya bisa menjadi maksimal.

Sebagai salah satu ikan raksasa yang pernah ada, ikan sturgeon dapat tumbuh hingga puluhan tahun, tercatat terdapat ikan ini yang mampu mencapai umur 100 th. Dengan masa hidup yang lama, pertumbuhan ikan sturgeon juga cukup lambat termasuk masa reproduksi dan perkembangbiakannya. Sehingga sangat rentan terhadap kepunahan dan penangkapan ikan yang kurang bertangguna jawab.
Pemanfaatan telur caviar sebagai makanan khas dan bergengsi menjadi masalah tersendiri bagi ikan sturgeon karena pertumbuhannya yang lambat ikan ini sekarang termasuk ikan langka yang susah ditemukan. Di beberapa negara maju penangkapandan pemancingan ikan sturgeon sudah diatur dengan undang – undang perikanan dengan aturan yang amat ketat, bahkan beberapa negara melarang penangkapan ikan sturgeon untuk keperluan konsumsi. Pemanfaatan telur kaviar sebagai bahan masakan sangat menggangu perkembangbiakan ikan ini . karena telur yang sebenarnya dipakai untuk berkembangbiak akhirnya malah dijadikan pemuas nafsu makan sebagian orang yang kaya. Semoga perlindungan ikan sturgeon semakin hari semakin ketat untuk mencegahnya dari kepunahan. Read more: http://www.zonaikan.com/2011/11/white-sturgeon.html#ixzz2F39vzbcl

Sabtu, 30 April 2011

CHINESE STURGEON

Chinese Sturgeon ( Acipenser sinensis )
Chinese Sturgeon (Acipenser sinensis) merupakan anggota family acipenseridae dan salah satu spesies anodromous yang besar. Anodromous berarti ikan dewasa hidup di laut dan kembali ke sungai untuk bertelur. Mereka termasuk salah satu dari 27 spesies sturgeon yang masih ada di dunia. Chinese sturgeon telah ada di bumi sejak 140 juta tahun yang lalu dan merupakan salah satu vertebrata tertua yang telah hidup dari jaman antara chondrichthian dan ikan bertulang.  

TAKSONOMI Kingdom Animalia Phylum Chordata Class Actinopterygii Order Acipenseriformes Family Acipenseridae Genus Acipenser Species Acipenser sinensis Karena masa hidupnya yang lama maka ikan ini sering disebut sebagai fossil hidup. Dulu ikan ini tersebar dibeberapa titik di asia timur seperti Korea, bagian barat Kyusu Jepang dan di sungai Yellow, Yangtze, Pear, Mingjiang dan Qingtang di China, namun sekarang mustahil menemukan ikan ini di tempat tersebut kecuali di perairan dalam sungai Yangtze di bawah Dam Gezhouba China. Chinese sturgeon dikategorikan sebagai hewan terancam level pertama di China menyamai status Beruang Panda.

Populasi ikan ini diperkirakan sekitar 10000 ekor pada tahun 1970an dan tinggal 203-257 ekor pada 2005-2007. Data ini menunjukkan penurunan populasi sekitar 97,5% selama 37 tahun. Status ikan ini juga tercantum di IUCN Red List Status dengan kategori “Critical Endangered”. Ikan yang dianggap oleh China sebagai harta karun nasional ini mulai dijaga kelestariannya. China sendiri telah membangun Chinese Sturgeon Museum yang terletak di pulau Xiaoxita di sungai Huangbo.

Museum ini merupakan institusi pemerintah untuk melindungi ikan ini dan juga sebagai tempat pembelajaran termasuk teknik breeding ikan. Mulai tahun 1983-2007 telah dilepas sekitar 9 juta anakan ikan ke sungai Yangtze untuk meningkatkan jumlah populasi.
Menurut para ahli, sturgeon merupakan spesies transisi antara ikan bertulang rawan dengan ikan bertulang sejati. Dugaan ini muncul karena ikan yang telah muncul pada jaman Cretaceous. Chinese sturgeon mempunyai ukuran tubuh yang cukup besar bahkan dianggap sebagai raja ikan air tawar dalam hal terbesar dan usia hidup terlama. Ikan dewasa dapat mencapai panjang 4 meter dengan berat 500 kg serta usia yang dapat melebihi 14 tahun. Ikan ini mempunyai ciri fisik yakni bentuk kepala yang mengerucut, tubuh yang berwarna perak-hitam, mulut yang terletak di bawah rahang dan mempunyai barbel. Ada beberapa kumpulan tulang yang menonjol menyerupai duri yang kemudian dikenal dengan Osteones baik di kepala bagian tengah dan berderet mulai dari perut sampai ujung hidungnya.

Tubuh ikan setidaknya ditutupi dengan lima garis osteones. Info tentang teknik pemeliharaan di tangki belumlah ditemukan, mengingat bahwa ikan ini berstatus terancam dan memiliki tren populasi yang menurun. Seperti halnya Salmon, Chinese Sturgeon merupakan ikan yang bermigrasi dalam kelompok dari lautan menuju sungai untuk bertelur atau dikenal dengan istilah Anodromous. Ikan dewasa akan mencapai hilir sungai Yangtze saat bulan juni-juli dan mereka tidak akan makan saat ada di sungai. Mereka baru akan mencapai bagian tengah sungai saat september-oktober. Total jarak yang mereka tempuh berkisar 2500-3300 km.

Setelah mencapai tempat tujuan dengan kondisi air beriak dengan dasaran bebatuan dan jurang-jurang curam, mereka akan mulai melepas telur. Pembuahan terjadi secara eksternal dan prosentase keberhasilan telur terbuahi hanyalah kurang dari satu persen. Ikan ini memiliki kapasitas reproduksi yang buruk, mereka hanya akan bertelur tiga atau empat kali selama hidupnya dan ikan betina membawa sekitar sejuta telur dalam sekali kehamilan. Telur berukuran cukup besar dan tenggelam lalu masuk ke dalam tanah sampai mereka menetas. Setelah menetas, mereka akan turun menuju ke hilir atau pesisir laut sampai mereka tumbuh cukup besar. Di lingkungan ini makanan utama anakan ikan adalah zoobenthos dan invertebrata perairan dasar lainnya. Chinese sturgeon muda bersifat karnivora dengan makanan utama adalah semua binatang air, namun saat dewasa mereka cenderung memangsa larva, serangga dan subtrat humat.

Chinese sturgeon diketahui menggunakan kemosensor pada ujung bibir atasnya untuk mendeteksi makanan. Pemeliharaan sebagai ikan piaraan masih tidak boleh dilakukan mengingat statusnya yang masih dikonservasi. Selain itu, perilaku ikan yang juga hidup di laut dan migrator ini juga akan menyusahkan saat pemeliharaan.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan drastis populasi Chinese sturgeon, antara lain:

1. Adanya pembangunan proyek hidropower di hilir sungai Yangtze yaitu Dam Gezhouba, hal ini menyebabkan ikan kehilangan jalur migrasi untuk bereproduksi

2. Pencemaran yang terjadi di sungai Yangtze oleh bahan-bahan kimia berbahaya. Penelitian yang dilakukan Jianying Hu dkk, menyebutkan bahwa dalam hati chinese sturgeon ditemukan senyawa Triphenyltin (TPT) sekitar 31-128 ng/g. TPT merupakan senyawa pestisida yang dapat menyebabkan malformasi pada larva ikan.

3. Selain pembangunan Dam Gezhouba, pembangunan sekitar 106 jembatan dan pintu air di sungai Yangtze secara otomatis juga memotong jalur migrasi ikan.

 4. Banyaknya kendaraan transportasi air dan penangkapan ikan yang berlebihan secara langsung mengurangi jumlah populasi. Kondisi Chinese sturgeon sedang terancam kepunahan sehingga dilarang untuk menangkap ataupun memelihara ikan demi menjaga jumlah populasinya di alam liar.

Read more: http://www.zonaikan.com/2012/04/chinese-sturgeon-acipenser-sinensis.html#ixzz2F38ndoDK

Senin, 01 November 2010

25 SPECIES OF FAMILY ACIPENCERIDAE (STURGEONS)


1. Acipenser baerii (Siberian sturgeon)
  • Distribution : Asia.
  • Max. Length : 200 TL (cm).


2. Acipenser brevirostrum (Shortnose sturgeon).
  • Distribution : North America.
  • Max. Length : 143 TL (cm).



3. Acipenser dabryanus (Yangtze sturgeon).
  • Distribution : Asia.
  • Max. Length : 250 TL (cm).


4. Acipenser fulvescens (Lake sturgeon).
  • Distribution : North America.
  • Max. Length : 274 TL (cm).


5. Acipenser gueldenstaedtii (Danube sturgeon).
  • Distribution : Eurasia.
  • Max. Length : 236 TL (cm).


6. Acipenser medirostris (Green sturgeon).
  • Distribution : North America.
  • Max. Length : 250 TL (cm).


7. Acipenser mikadoi (Sakhalin sturgeon).
  • Distribution : Northwest Pacific.
  • Max. Length : 150 TL (cm).

8. Acipenser naccarii (Adriatic sturgeon).
  • Distribution : Europe.
  • Max. Length : 200 TL (cm).


9. Acipenser nudiventris (Fringebarbel sturgeon).
  • Distribution : Europe.
  • Max. Length : 200 TL (cm).

10. Acipenser oxyrinchus (Atlantic sturgeon).
  • Distribution : Western Atlantic.
  • Max. Length : 430 TL (cm).

11. Acipenser persicus (Persian sturgeon).
  • Distribution : Eurasia.
  • Max. Length : 242 TL (cm).
 
12. Acipenser ruthenus (Sterlet sturgeon).
  • Distribution : Eurasia.
  • Max. Length : 125 TL (cm).

13. Acipenser schrenckii (Amur sturgeon).
  • Distribution : Asia.
  • Max. Length : 300 TL (cm).

14. Acipenser sinensis (Chinese sturgeon).
  • Distribution : Northwest Pacific.
  • Max. Length : 130 TL (cm).

15. Acipenser stellatus (Starry sturgeon).
  • Distribution : Eurasia.
  • Max. Length : 220 TL (cm).

16. Acipenser sturio (Sturgeon).
  • Distribution : Eastern Atlantic.
  • Max. Length : 600 TL (cm).

17. Acipenser transmontanus (White sturgeon).
  • Distribution : Eastern Pacific.
  • Max. Length : 610 TL (cm).

18. Huso dauricus (Kaluga).
  • Distribution : Asia.
  • Max. Length : 560 TL (cm).

19. Huso huso (Beluga).
  • Distribution : Asia.
  • Max. Length : 560 TL (cm).


20. Pseudoscaphirhynchus fedtschenkoi (Syr Darya sturgeon).
  • Distribution : Former USSR.
  • Max. Length : 65 TL (cm).

    21. Pseudoscaphirhynchus hermanni (Dwarf sturgeon).
    • Distribution : Former USSR and Asia.
    • Max. Length : 27.5 TL (cm). 

      22. Pseudoscaphirhynchus kaufmanni (Amu Darya sturgeon).
      • Distribution : Asia.
      • Max. Length : 75 TL (cm).


      23. Scaphirhynchus albus (Pallid sturgeon).
      • Distribution : North America.
      • Max. Length : 200 TL (cm).

        24. Scaphirhynchus platorynchus (Shovelnose sturgeon).
        • Distribution : North America.
        • Max. Length : 100 TL (cm).
         
          25. Scaphirhynchus suttkusi (Alabama sturgeon).
          • Distribution : North America.
          • Max. Length : --- TL (cm).



          Facebook Fans Page

          Exit Jangan Lupa Like Ya